karya Riana Putri Ivanka
Senin, 25 November 2013
Selasa, 12 November 2013
IKRAR
Mega bertebaran di langit jingga sore itu
Senandung kata bernada terbawa angin
Yang menari di sela reranting
Bersuara merdu bak perindu merindu
Wajah manis duduk di altar ketermanguan
Menikmati penantian dalam kesendirian
Mencari asa yang masih tertinggal di antara realitas
Mungkinkah harap itu menjadi nyata
Wujudkan impian dalam khayal
Bilakah dermaga hidup terlabuhi.Menukar sunyi dalam kegaduhan
Menghadirkan keriangan dalam keramaian
Menjadikan senandung cinta dari pencinta
Lebih bermakna...
Tarian waktu yang tak terhenti
Berkuasa membawa diri pada masa dan ruang kepastian
Musim semi itu akhirnya terjemput
Pijar-pijar bahagia bergelayut di taman sang pencinta
Menyesakan dada hingga tak mampu berkata
Ikrar suci yang terlantun
Menjadi saksi cinta abadi
Menangislah
Tak bisa ungkap dengan kata apapun
Ini memang sangat membosankan
Ini begitu melelahkan
Bahkan, ini sangat menjengkelkan
Tubuh seakan beku dalam bongkahan es
Membeku tidak tahu kapan akan mencair
Yaa… itu benar sobat
Itu semua seperti sorot lampu panggung tanpa penonton
Menerangi tubuh di dalam kegelapan
Terdiam bisu tanpa senyum dan air mata
Ini sangat menyedihkan..
Namun.. ingatlah sobat..
Kau tidak sendiri
Kau tidak berdiri sendiri di kegelapan itu
Teteskanlah air matamu jika hatimu merasa terisak
Berteriaklah sepuasmu jika hatimu memanas
Karena itu lebih baik ku lihat
Dari pada kau terdiam kaku di bawah sorot lampu itu
Bagai seorang tokoh tanpa dialog.
Ini memang sangat membosankan
Ini begitu melelahkan
Bahkan, ini sangat menjengkelkan
Tubuh seakan beku dalam bongkahan es
Membeku tidak tahu kapan akan mencair
Yaa… itu benar sobat
Itu semua seperti sorot lampu panggung tanpa penonton
Menerangi tubuh di dalam kegelapan
Terdiam bisu tanpa senyum dan air mata
Ini sangat menyedihkan..
Namun.. ingatlah sobat..
Kau tidak sendiri
Kau tidak berdiri sendiri di kegelapan itu
Teteskanlah air matamu jika hatimu merasa terisak
Berteriaklah sepuasmu jika hatimu memanas
Karena itu lebih baik ku lihat
Dari pada kau terdiam kaku di bawah sorot lampu itu
Bagai seorang tokoh tanpa dialog.
Selasa, 05 November 2013
5 HURUF PENUH ARTI
Romantis membawa sebuah asa yang begitu ranum. Memaknai hari hari
dengan cara yang berbeda. Terlintas dalam beberapa kepingan tentang
makna hidup yang lebih arif. Bukan sekedar kata sejati, bukan sekedar
untaian kalimat seadanya. Semua telah memberi arti yang begitu murni,
tak lekang oleh corak negatif ulah pendengki yang menebarkan rasa tak
sedap di hati. Laksana puing yang sejatinya akan roboh termakan usia,
pun cinta terkadang demikian adanya. Ia akan menjadi rapuh tatkala
semua yang telah tumbuh dijiwa tidak dirawat dengan bunga-bunga indah
kesetiaan.
Cinta yang terlukis indah
diantara bait puisi membanjiri celah nyata tentang cerita nuansa wangi
anak manusia. Selalu terlukis dalam kanvas kehidupan dengan begitu
sempurna. Dan selalu saja mendapatkan celah yang patut diapresiasi
dalam jejak liku kehidupan. Cinta berubah menjadi hitam lantaran di
makan rakusnya pengkhianatan. Cinta akan berurai pelangi mana kala
semua cerita yang ada disiram dengan pengorbanan dan ketulusan untuk
selalu memberi. Dengan genggaman yang begitu lembut, Kumpulan Puisi
cinta terbaru membawa drama baru di sisi lain perjalanan hidup insan
bernyawa.
Bukan sekedar episode tak
jelas, Cinta dalam halnya selalu membawa tawa dan juga air mata. Semua
adalah sesuatu yang lumrah dan pasti akan terjadi silih berganti.
Ibarat bunga dengan kelopak yang indah. Akan menghilang keindahannya
ketika semua layu termakan keringnya zaman. Siramilah cinta agar terus
berbunga dan harumnya bermekaran menuju penjuru dunia.

Telah terhampar sebuah kisah nyata dalam catatan sayu insan manusia.
Beberapa yang pernah terukir dengan jelas tentang cinta dan perseteruan
didalamnya, selalu memaparkan bahwa memahami cinta tak semudah yang
dilukiskan. Perlu banyak air mata, perlu banyak pengorbanan. Bahkan
dalam episode tragis, cinta merenggut nyawa. Semua terjadi dalam ranah
yang terkadang laksana simphoni indah yang lahirkan nada suci bertabur
asa di sebuah musim semi. Bayangannya semakin jelas saja ketika ranum
hati bermekaran mengais indahnya kebersamaan.
Terkadang lelucon tak bermutu bisa menimbulkan gelak tawa jika telah
terikat dalam satu cinta. Basa basi yang kuno pun bisa menjadi sebuah
percakapan menawan mana kala bumbu cinta telah tersemai dengan mesra
didalamnya. Persepsi antara dua hati terkadang tak sejalan dan teramat
sering begitu berbeda hingga menimbulkan sentuhan dilema didalamnya.
Namun semua akan sirna ketika cinta diletakkan diantara perbedaan itu.
Buaian angin semusim menggugurkan daun mawar disebuah taman hati, lalu
jatuh menelusup ke sudut jiwa yang gersang. Layaknya cinta yang
menyelinap kedalam raga munculkan satu misteri. Sebuah metafora yang
tergenggam dalam harapan para pendamba.
Cobalah mengerti, cinta bukan sekedar mengharap sesuatu
untuk diberi. Tapi cinta selalu mengajari arti dari memberi. Cinta tak
selamanya indah kawan. Selalu saja ada hiasan air mata didalamnya. Kita
tak mungkin bisa pungkiri ini. Karena kodratnya telah tertata dengan
begitu pesona. Untaian makna mungkin telah lama tercurah, dan tali
kasih telah di ulurkan sepanjang jaman. Begitupun kesetiaan tertanam
dengan tepat dalam pelupuk jiwa. Jika semua tak seperti yang
diharapkan, janganlah menyalahkan rasa cinta yang kau punya. Percayalah
bahwa jika cintamu benar-benar suci, segala yang menyakitkan akan
terlewati dengan sangat mudahnya.
Hamparan puisi cinta telah di semai dengan selayaknya bait. Bisa
jadi tak seindah yang disangka. Dan mungkin saja tak seelok yang
dimau. Semua bisa berbeda dari harapan. Namun lahirnya bait cinta
selalu dari hati dan nuansa yang di syairkan bukanlah sekedar kata
biasa. Pun makna yang tercurah mungkin bisa memberi arti dalam kisah
cinta yang dilakoni.
Satu asa yang gugur dalam senja. Biarkan berlalu dalam tepisan kata.
Jangan kita membalasnya dengan cerca. Perbaikilah diri. Tunjukkan bahwa
cinta yang dimiliki benar-benar sebuah permata. Menyejukkan bagi yang
melihatnya, dan menenangkan bila kau memilikinya. Percayalah dengan
dirimu, jangan biarkan keraguan luruhkan cinta sejati. Buat semua
terpana dengan manisnya cinta yang diberi. Bahwa engkau pernah kecewa,
tak perlu disangkal. Tapi jika engkau mampu bangkit perbaiki semuanya,
itu adalah sebuah tindakan yang luar biasa dan tak mungkin engkau
terluka dalam waktu yang lama.
Jangan terlalu berharap dengan sesuatu yang
belum pasti. Selalu usahakan dengan kemampuan diri sendiri. Dan patut
di maknai, Jika anda memulai cinta, itu berarti anda telah siap
mengeluarkan air mata. Bisa jadi air mata diri sendiri, dan terlebih
air matanya yang anda curahkan tumpah ke bumi.
Tenanglah Allah bersama kita
Allah Maha Mendegar
Tiada siapa yang dapat mengubah nasib kita melainkan kita sendiri yang coba mengubahnya.
Allah Maha Melihat
Walau itu hanya desir
Walau itu hanya tersirat
Tenanglah wahai sahabat ku…

Allah menjanjikan kemudahan bersama kesulitan
Allah menjanjikan Rahmat dalam ujian
Allah menjanjikan ganjaran dalam kesabaran
Allah menjanjikan keteguhan dalam perjuangan
Tetapalah tersenyum dan bersuka cita karena pertolongan Allah sudah dekat
Gagal hari ini tidak bermakna kita
gagal selamanya. Tiada siapa yang dapat mengubah nasib kita melainkan kita sendiri yang coba mengubahnya.
ASA PUTIH
Tepi biru memberikan asa putih
Bertabur benih cahaya kesunyian malam
Menumbuhkan ilalang senja
Berputar dibawah derasnya air mata
Bisikan kalbu masih bergulir indah
Memporakporandakan kesunyian jiwa
Yang tak lagi utuh terkikis gelombang api
Menengadah ke atas purnama
Mencari-cari jeda hati yang selalu bersembunyi
Kerapuhan menemani malam indahku
Hanya serangkaian huruf yang bisa mewakili
Maaf.....................
Langganan:
Komentar (Atom)