Selasa, 12 November 2013

IKRAR

Mega bertebaran di langit jingga sore itu

Senandung kata bernada terbawa angin

Yang menari di sela reranting

Bersuara merdu bak perindu merindu

 

Wajah manis duduk di altar ketermanguan

Menikmati penantian dalam kesendirian

Mencari asa yang masih tertinggal di antara realitas

Mungkinkah harap itu menjadi nyata

 

Wujudkan impian dalam khayal

Bilakah dermaga hidup terlabuhi.Menukar sunyi dalam kegaduhan

Menghadirkan keriangan dalam keramaian

Menjadikan senandung cinta dari pencinta

 

Lebih bermakna...

Tarian waktu yang tak terhenti

Berkuasa membawa diri pada masa dan ruang kepastian

Musim semi itu akhirnya terjemput

 

Pijar-pijar bahagia bergelayut di taman sang pencinta

Menyesakan dada hingga tak mampu berkata

Ikrar suci yang terlantun

Menjadi saksi cinta abadi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar